Alhamdulillah akhirnya kerjaan menipis dan bisa curi curi waktu buat ngblog tugas hihihi
Review pertemuan keempat psikolog industri , pertemuan keempat ini jadi pertemuan terakhir sama pa seta huhu *pertemuan terakhir d kelas ya tapi d luar kelas ya bisa hehehe . Nanti kedepannya psikolog industri bakal di lanjutin sama bu bayu . Jadi saya punya dosen dan pacar dengan nama yang sama *yasudahlah
Mari masuk materi .......
Visi + misi organisasi
Pengertian Visi dan Misi
* Visi (Vision)
Menurut Wibisono (2006, p. 43), visi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan cita-cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan. Atau dapat dikatakan bahwa visi merupakan pernyataan want to be dari organisasi atau perusahaan. Visi juga merupakan hal yang sangat krusial bagi perusahaan untuk menjamin kelestarian dan kesuksesan jangka panjang.
Dalam visi suatu organisasi terdapat juga nilai-nilai, aspirasi serta kebutuhan organisasi di masa depan seperti yang diungkapkan oleh Kotler yang dikutip oleh Nawawi (2000:122), Visi adalah pernyataan tentang tujuan organisasi yang diekspresikan dalam produk dan pelayanan yang ditawarkan, kebutuhan yang dapat ditanggulangi, kelompok masyarakat yang dilayani, nilai-nilai yang diperoleh serta aspirasi dan cita-cita masa depan.
Jadi dapat disimpulakan bahwa visi adalah cita - cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan untuk menjamin kelestarian dan kesuksesan jangka panjang.
* Misi (Mission)
Misi (mission) adalah apa sebabnya kita ada (why we exist / what we believe we can do). Menurut Prasetyo dan Benedicta (2004:8), Di dalam misi produk dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan, pasar yang dilayani dan teknologi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam pasar tersebut. Pernyataan misi harus mampu menentukan kebutuhan apa yang dipuasi oleh perusahaan, siapa yang memiliki kebutuhan tersebut, dimana mereka berada dan bagaimana pemuasan tersebut dilakukan.
Menurut Drucker (2000:87), Pada dasarnya misi merupakan alasan mendasar eksistensi suatu organisasi. Pernyataan misi organisasi, terutama di tingkat unit bisnis menentukan batas dan maksud aktivitas bisnis perusahaan. Jadi perumusan misi merupakan realisasi yang akan menjadikan suatu organisasi mampu menghasilkan produk dan jasa berkualitas yang memenuhi kebutuhan, keinginan dan harapan pelanggannya (Prasetyo dan Benedicta, 2004:8)
Menurut Wheelen sebagaimana dikutip oleh Wibisono (2006, p. 46-47) Misi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan tujuan atau alasan eksistensi organisasi yang memuat apa yang disediakan oleh perusahaan kepada masyarakat, baik berupa produk ataupun jasa.
Jadi dapat disimpulkan bahwa Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya mewujudkan Visi. Dalam operasionalnya orang berpedoman pada pernyataan misi yang merupakan hasil kompromi intepretasi Visi. Misi merupakan sesuatu yang nyata untuk dituju serta dapat pula memberikan petunjuk garis besar cara pencapaian Visi.
contoh Visi dan Misi Perusahaan
* PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
Visi
To become a leading InfoCom player in the region
Telkom berupaya untuk menempatkan diri sebagai perusahaan InfoCom terkemuka di kawasan Asia Tenggara, Asia dan akan berlanjut ke kawasan Asia Pasifik.
Misi
Telkom mempunyai misi memberikan layanan " One Stop InfoCom Services with Excellent Quality and Competitive Price and To Be the Role Model as the Best Managed Indonesian Corporation " dengan jaminan bahwa pelanggan akan mendapatkan layanan terbaik, berupa kemudahan, produk dan jaringan berkualitas, dengan harga kompetitif.
Telkom akan mengelola bisnis melalui praktek-praktek terbaik dengan mengoptimalisasikan sumber daya manusia yang unggul, penggunaan teknologi yang kompetitif, serta membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan saling mendukung secara sinergis.
MSDM
MENURUT PARA AHLI, MSDM ADALAH....
Edwin B. Flippo
“Personnel Management is the planning, organizing, directing, and controlling of the procurement, development, compensation, integration, maintenance, and separation of human resources to the end that indivedual, organizational and societal objectives are accomplised”.
Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dari pada pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian, pemeliharaan dan pemisahaan sumber daya manusia ke suatu titik akhir dimana tujuan-tujuan perorangan, organisasi dan masyarakat terpenuhi.
Andrew F. Sikula
“Personnel Management is the recruitment, selection, placement, indoctrination, training and development of human resources by and within an enterprise”.
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah proses penarikan, penyeleksian, penempatan, indoktrinasi, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia oleh dan di dalam suatu perusahaan.
Wayne F. Cascio/Elias M. Awad
“Human Resources management is the attraction, selection, retention, development and utilization of human resources in order to achieve both individual and organizational objectives”.
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah penarikan, seleksi, penerimaan, pengembangan dan pemanfaatan sumber daya manusia dalam rangka pencapaian tujuan baik individu maupun organisasi
Gary Dessler
“Kebijakan dan praktik yang dibutuhkan seseorang untuk menjalankan aspek ‘orang’ atau sumber daya manusia dari posisi seorang manajemen, meliputi perekrutan, penyaringan, pelatihan, pengimbalan, dan penilaian”.
Bambang Wahyudi
“ Manajemen Sumber Daya Manusia adalah ilmu dan seni atau proses memperoleh, memajukan atau mengembangkan, dan memelihara tenaga kerja yang kompeten sedemikian rupa sehingga tujuan organisasi dapat tercapai dengan efisien dan ada kepuasan pada diri pribadi”.
HUBUNGAN MSDM DENGAN VISI, MISI, TUJUAN DAN STRATEGI ORGANISASI
Misi organisasi merupakan pernyataan manajemen puncak tentang gambaran seluruh organisasi.
Tujuan adalah pernyataan yang berhubungan dengan standar produksi, pasar, keuangan yang ingin dicapai organisasi.
Strategi organisasi merupakan instrumen untuk mencapai tujuan tadi, meliputi bauran produk, target pelanggan, metode produksi, pengeluaran modal dan keputusan lain.
Setelah strategi dipilih, organisasi memilih SDM yang diperlukan untuk semua kebutuhan dari pertanyaan diatas.
Anggota organisasi (karyawan) yang dipilih harus menguasai keahlian tertentu untuk melaksanakan tugas secara efetif.
Supaya strategi yang diterapkan berhasil, tugas-tugas harus dirancang dan dikelompokkan ke dalam pekerjaan-pekerjaan.
Fungsi MSDM adalah memastikan organisasi dilengkapi dengan karyawan yang memiliki kemampuan, keahlian, dan pengetahuan yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas sesuai strategi yang diterapkan.
Manajemen SDM dan Strategi Bersaing
Strategi Inovasi. Digunakan untuk membuat produk atau jasa yang berbeda dari pesaing.
Strategi Peningkatan Mutu. Banyak digunakan perusahaan manufaktur atau dengan proses tetap secara terus menerus.
Strategi Pengurangan Biaya. Perusahaan berusaha meraih keunggulan kompetitif dengan menjadi produsen berbiaya paling murah.
Maksud dan Tujuan MSDM
Maksud MSDM adalah memperbaiki kontribusi produktif orang-orang terhadap organisasi dengan cara bertanggung jawab secara strategis, etis dan sosial.
Tujuan MSDM adalah:
Tujuan kemasyarakatan/sosial. Organisasi bisnis diharapkan dapat meningkatkan kualitas masyarakat dan membantu memecahkan masalah sosial.
Tujuan organisasional, merupakan sasaran formal organisasi yang dibuat organisasi mencapai tujuannya, seperti: mengingkatkan produktivitas, mendayagunakan tenaga kerja, mengembangkan dan meningkatkan kualitas kehidupan kerja, dll
Tujuan fungsional. Merupakan tujuan untuk mempertahankan kontribusi departemen SDM pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Beberapa cara yang dapat ditempuh melalui program rekrutmen, pelatihan, pengembangan yang inovatif dan program kompensasi menarik.
Tujuan pribadi. Adalah tujuan pribadi setiap anggota organisasi yang hendak dicapai melalui aktivitasnya dalam organisasi.
Aktivitas MSDM
Aktivitas MSDM adalah memenuhi tujuan sumber daya manusia.
Departemen SDM membantu manajer melakukan perencanaan SDM, merekrut, melatih, mengembangkan, mengevaluasi, pemberian kompensasi, hubungan karyawan, memelihara dan mempertahankan jumlah karyawan dan tipe karyawan yang tepat.
MSDM
*planning
*organizing
*actualing
*controling
*evaluating
1. Mpp man power planning
2. Career management *rotasi-promosi-demosi*
3. Training development
4. performance mat
5. Compersation
Prinsip kerja manusia adalah kesenangan .
Dan untuk menyenangkan manusia kita memiliki tingkat servis . Menurut pa seta
Servis menurun ketika hardskill + softskil di barengi dengan mengeluh yang banyak , waktu yang terbuang dan juga konflik yang ada .
Rencana strategi itu harus balance antara customer , profit , sistem , learning & growth dengan visi misi organisasi tersebut agar semuanya berjalan sesuai rencana .
*kasus , di kantor saya yaitu PT.6758
Merupakan sebuah PT yang baru terbentuk satu tahun yang lalu, saya bersama 2 teman kerja saya merupakan pegawai pertamanya , perusahaan ini menurut saya masih belum seimbang antara visi dan misi dengan apa yang kami jalani karena masih dalam tahap penelitian dan managementnya pun belum rapi , semoga dengan adanya msdm dan dengan adanya ilmu psikologi industri kedepannya perusahaan tempat saya bekerja dapat menjadi lebih rapi dan termanage dengan baik . Amin
Sekian dulu ya teman teman sharingnya , terimakasih semuanya , assalamualaikum
sumber : materi dosen MSDM II fakultas ekonomi Universitas PGRI Adibuana Surabaya 2011
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/10/definisi-visi-misi-dan-strategi-dan.html
amiin...insyaAlloh dengan belajar semua menjadi lebih baik...sukses ya Putri
BalasHapus